Siapa Dirimu Ini Sebenarnya ?

๐Ÿ“œ Siapa Dirimu Ini Sebenarnya?

Oleh : Al-Ustadz Abu Sulaiman -fakkAllahu asrah-

Allah Taโ€™ala berfirman :
ูˆูŽุงุนู’ุจูุฏููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูุดู’ุฑููƒููˆุง ุจูู‡ู ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง

โ€œBeribadahlah kepada Allah dan jangan kamu menyekutukan sesuatupun dengan-Nya.โ€ (An-Nisa : 36)

Menyekutukan Allah itu adalah syirik (kemusyrikan).

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berkata saat ditanya apa Islam itu :

ุชุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ูˆู„ุง ุชุดุฑูƒ ุจู‡ ุดูŠุฆุง ูˆุชู‚ูŠู… ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุชุคุฏูŠ ุงู„ุฒูƒุงุฉ ูˆุชุตูˆู… ุฑู…ุถุงู†

โ€œKamu beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan sesuatupun dengan-Nya, kamu mendirikan shalat, menunaikan zakat dan shaum bulan Ramadlan.โ€
(HR Al-Bukhari).

Ibadah hanya kepada Allah Taโ€™ala dan meninggalkan syirik (penyekutuan) adalah inti pokok Islam dan makna kandungan ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡. Tanpa pengamalan hal ini maka shalat, zakat, shaum dan ibadah lainnya tidak sah dan orangnya belum muslim, ini ijmaโ€™ atau kesepakatan ulama.

Al-Imam Abdurrahman Ibnu Hasan Ibnu Muhammad Ibnu Abdil Wahhab berkata :

ุฃุฌู…ุน ุงู„ุนู„ู…ุงุก ุณู„ูุง ูˆุฎู„ูุงุŒ ู…ู† ุงู„ุตุญุงุจุฉ ูˆุงู„ุชุงุจุนูŠู†ุŒ ูˆุงู„ุฃุฆู…ุฉุŒ ูˆุฌู…ูŠุน ุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ ุฃู† ุงู„ู…ุฑุก ู„ุง ูŠูƒูˆู† ู…ุณู„ู…ุง ุฅู„ุง ุจุงู„ุชุฌุฑุฏ ู…ู† ุงู„ุดุฑูƒ ุงู„ุฃูƒุจุฑุŒ ูˆุงู„ุจุฑุงุกุฉ ู…ู†ู‡ ูˆู…ู…ู† ูุนู„ู‡ุŒ ูˆุจุบุถู‡ู… ูˆู…ุนุงุฏุงุชู‡ู… ุจุญุณุจ ุงู„ุทุงู‚ุฉุŒ ูˆุงู„ู‚ุฏุฑุฉุŒ ูˆุฅุฎู„ุงุต ุงู„ุฃุนู…ุงู„ ูƒู„ู‡ุง ู„ู„ู‡

โ€œPara ulama baik salaf maupun khalaf dari kalangan sahabat, tabiโ€™in, para imam dan semua Ahlussunnah telah sepakat bahwa seseorang itu tidak menjadi muslim kecuali dengan pembersihan diri dari syirik besar, berlepas diri darinya dan dari para pelakunya, membenci mereka, dan memusuhi mereka sesuai kemampuan dan kekuatan, serta pemurnian amalan seluruhnya kepada Allah.โ€ (Ad-Durar As-Saniyyah 11/545)

ููŽุฅูู†ู’ ุชูŽุงุจููˆุง ูˆูŽุฃูŽู‚ูŽุงู…ููˆุง ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูŽ ูˆูŽุขุชูŽูˆูุง ุงู„ุฒู‘ูŽูƒูŽุงุฉูŽ ููŽุฅูุฎู’ูˆูŽุงู†ููƒูู…ู’ ูููŠ ุงู„ุฏู‘ููŠู†ู

โ€œKemudian bila mereka sudah taubat (dari syiriknya) dan mereka mendirikan shalat serta menunaikan zakat, maka mereka itu adalah saudara-saudara kalian di dalam agama ini.โ€ (At-Taubah : 11)

Syarat orang dianggap sebagai saudara seagama Islam itu adalah harus taubat dari syirik akbar, dia mendirikan shalat dan tunaikan zakat, sehingga bila belum tinggalkan syirik maka dia bukan saudara seislam walau dia shalat dan tunaikan zakat.

Al-Imam Ibnu Taimiyyah berkata dalam menjelaskan ayat di atas :

ูุนู„ู‚ ุงู„ุฃุฎูˆุฉ ููŠ ุงู„ุฏูŠู† ุนู„ู‰ ุงู„ุชูˆุจุฉ ู…ู† ุงู„ุดุฑูƒ ูˆุฅู‚ุงู… ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุฅูŠุชุงุก ุงู„ุฒูƒุงุฉ. ูˆุงู„ู…ุนู„ู‚ ุจุงู„ุดุฑุท ูŠู†ุนุฏู… ุนู†ุฏ ุนู…ุฏู‡ ูู…ู† ู„ู… ูŠูุนู„ ุฐู„ูƒ ูู„ูŠุณ ุจุฃุฎ ููŠ ุงู„ุฏูŠู†ุŒ ูˆู…ู† ู„ูŠุณ ุจุฃุฎ ููŠ ุงู„ุฏูŠู† ูู‡ูˆ ูƒุงูุฑ ู„ุฃู† ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ุฅุฎูˆุฉ.

โ€œAllah menggantungkan persaudaraan di dalam agama Islam ini terhadap sikap taubat dari syirik dan terhadap pendirian shalat dan penunaian zakat, sedangkan suatu yang digantungkan terhadap suatu syarat itu adalah menjadi lenyap di saat syaratnya itu lenyap (tidak terealisasi). Sehingga barangsiapa tidak melakukan hal-hal itu (yaitu taubat dari syirik, mendirikan shalat dan menunaikan zakat) maka dia itu bukan saudara seagama, sedangkan orang yang bukan seagama itu adalah kafir, karena orang-orang muโ€™min itu bersaudara.โ€ (Syarh Al-Umdah Fil Fiqhi 4/73)

Jadi walau orang itu merasa sebagai muslim yang sering ucapkan syahadat dan rajin shalat, zakat, shaum dan haji, tapi belum tinggalkan syirik maka dia bukan muslim.

Al-Imam Suโ€™ud Ibnu Abdil Aziz berkata :

ูู…ู† ุตุฑู ุดูŠุฆุง ู…ู† ุฐู„ูƒ ู„ุบูŠุฑ ุงู„ู„ู‡ ูู‡ูˆ ู…ุดุฑูƒุŒ ุณูˆุงุก ูƒุงู† ุนุงุจุฏุง ุฃูˆ ูุงุณู‚ุงุŒ ูˆุณูˆุงุก ูƒุงู† ู…ู‚ุตูˆุฏู‡ ุตุงู„ุญุง ุฃูˆ ูุงุณุฏุง

โ€œBarangsiapa memalingkan sesuatu dari (hak khusus Allah) itu kepada selain Allah, maka dia itu musyrik (kafir), sama saja apakah dia itu orang yang rajin ibadah maupun orang fasiq, dan sama saja apakah niatnya itu baik maupun buruk.โ€ (Ad-Durar As-Saniyyah 9/270)

___
๐Ÿ“ Ditulis ulang dari tulisan tangan al-Ustadz Abu Sulaiman Aman Abdurrahman -fakkAllahu asrah-
Tertanggal 25 Jumada Al-Ula 1439 H

โ”โ•โ•โ•โ—Žโ–ช๏ธโ—Žโ•โ•โ•โ”

Leave a comment