#DensusMembunuhLagi
*Usai Diciduk & Diperiksa Densus 88, Warga Klaten & Makassar Meninggal Dunia*
http://bit.ly/KlikGabungBcRDJ
*KLATEN | RDJ INA*▪️Kejadian yang menimpa Siyono warga Klaten, Jawa Tengah (Jateng) dan Muh. Jefri warga Indramayu, Jawa Barat (Jabar) yang meninggal dunia seusai diciduk dan diperiksa Densus 88 Antiteror Mabes Polri kembali terjadi dan dialami oleh dua (2) warga negara Indonesia (WNI) lainnya.
Warga Klaten berinisial YW alias Khodijah (34 tahun) dan warga Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial AH alias Abu Abdullah meninggal dunia hanya berselang beberapa hari setelah diciduk pasukan Polri berlogo Burung Hantu itu.
Untuk warga Klaten berinisial YW, Densus 88 menciduknya di Dusun Desan Wetan, Desa Joton, Jogonalan, Klaten pada Kamis, 14 Maret 2019 lalu. YM meninggal dunia hanya 4 hari setelah diciduk dan diperiksa Densus 88. Sudah menjadi rahasia umum bahwa orang-orang yang diciduk Densus 88 pasti mengalami kekerasan saat diciduk dan penyiksaan saat diinterogasi.
Kabar kematian YW tersebut disampaikan oleh Ketua RW 2, Dusun Desan Wetan, Desa Joton, Jogonalan, Klaten, Mujiono. Dia bersama ketua RT setempat menjadi saksi yang melihat kondisi YW setelah meninggal.
“Meninggalnya Senin (18/3/2019) siang, sorenya saya bersama Pak RT diajak polisi ke Jakarta. Dulu memang sudah dikasih tahu, sewaktu-waktu akan menjadi saksi. Tapi saya tidak tahu kalau meninggal,” kata Mujiono pada Rabu (20/3/2019).
“Pemakaman dilakukan di Tanah Kusir hari Selasa (19/3/2019). Dimakamkan di sana karena khawatir kalau ditolak di sini karena diduga teroris. Padahal sebenarnya di kampung sini tidak masalah,” pungkasnya.
Mabes Polri beralasan, YW meninggal karena sakit lambung. Namun ketika ada kabar bahwa keluarga menyatakan jika YW tidak punya riwayat penyakit, beberapa selang kemudian polisi meralat statemennya. Polri menyebut jika YW diduga bunuh diri dengan mengonsumsi sesuatu yang membuat dirinya keracunan.
“Diduga dia ingin bunuh diri, kemungkinan itu besar. Masih didalami apa bentuk zat kimia dalam tubuh korban. Masih diselidiki apa yang dia minum dan lain-lain,” kata Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (20/3/2019).
Sementara itu, untuk warga Makassar berinisial AH alias Abu Abdullah, tim Densus 88 menangkapnya di wilayah Sudiang, Kota Makassar pada Jumat (15/3/2019). Selain menangkap AH, tim Densus juga menciduk 2 orang lainnya berinisial AT dan AM.
Juru bicara Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel membenarkan bahwa Densus 88 menciduk 3 orang di wilayah Sudiang Raya, kota Makassar selepas sholat Jumat kemarin.
Namun pada hari Ahad (17/3/2019), Abu Abdullah dikabarkan juga meninggal dunia di Mapolda Sulsel saat diperiksa dan diinterogasi oleh Densus 88.
“Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Telah meninggal saudara kami abu abdullah di Mapolda Sul–Sel semoga Allah menerima nya. Mohon doa nya ikhwah. #Update. BantuShare,” demikian informasi yang diterima redaksi Mata-Media.Net pada Senin (18/3/2019).
Kabar soal kematian YW dan Abu Abdullah tersebut mendapat perhatian dan komentar dari para netizen di media sosial (medsos). Netizen mengaku tidak percaya dengan keterangan polisi soal kematian YW dan Abu Abdullah.
Ketidakpercayaan netizen dan masyarakat atas alasan polisi soal kematian YW dan Abu Abdullah mengacu soal kedustaan dan kebohongan Polri saat menjelaskan kematian Siyono Klaten dan Jefri alias Abu Umar Indramayu.
Saat itu, Mabes Polri beralasan jika Siyono dan Jefri meninggal karena punya penyakit. Akan tetapi setelah PP Muhammadiyah dan Komnas HAM melakukan investigasi, didapati fakta bahwa keduanya meninggal setelah mendapatkan sejumlah luka dan penyiksaan dari benda tumpul saat bersama Densus 88. **
Sebarkan agar sampai pada #PPMuhammadiyah
#KomnasHAM
Serukan (#) tagar:
#SiyonoJilid2
#DensusMembunuhLagi
#BubarkanDensus88
#DensusMusuhIslam
*RDJ*
_● Islamic News Aggregator ●_
_⏬ Untuk Bergabung Dalam Layanan Broadcast Dakwah RDJ klik link berikut:_
http://bit.ly/KlikGabungBcRDJ
http://bit.ly/KlikGabungBcRDJ
🌏☝🏻
_Raih Amal Shalih, Sebarkan…_
*جزاك اللهُ خيرًا*
*بَارَكَ اللّهُ فِيْك*