Makna dan Cara Kufur Kepada Thoghut

KUFUR KEPADA THOGHUT

Ketahuilah wahai saudaraku, sesungguhnya kewajiban pertama yang Allah fardhukan atas anak Adam adalah kufur terhadap thaghut dan iman kepada Alah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana yang Dia firmankan :

“Sungguh Kami telah mengutus kepada setiap umat itu seorang rasul (mereka mengatakan kepada kaumnya): Ibadahlah kepada Allah dan jauhi thaghut” (An Nahl : 36)

Perintah kufur terhadap thaghut dan iman kepada Allah adalah inti dari ajaran semua rasul dan pokok dari Islam. Dua hal ini adalah landasan utama diterimanya amal shalih, dan keduanyalah yang menentukan status seseorang apakah dia itu muslim atau musyrik, Allah ta’ala berfirman :

“Siapa yang kufur terhadap thaghut dan beriman kepada Allah, maka dia itu telah berpegang teguh kepada buhul tali yang sangat kokoh (laa ilaaha ilallaah)” (Al Baqarah : 256)

Bila seseorang beribadah shalat, zakat, shaum, haji dan sebagainya, akan tetapi dia tidak kufur terhadap thaghut maka dia itu bukan muslim dan amal ibadahnya tidak diterima.

Adapun tata cara kufur kepada thaghut adalah sebagaimana yang dijabarkan oleh Syaikhul Islam Muhammad Ibnu Abdil Wahhab rahimahullah :

Siapa dan Apa Itu Thoghut?

THOGUT ITU APA DAN SIAPA…!??

Ikhwany fiellah…Kalimat syahadat ‘ laa ilaaha illalloh adalah kalimat pernyataan iman kita kepada Alloh.Namun kalimat ini bukanlah kalimat cukup diucapkan dibibir saja,tapi memiliki konsekwensi dalam seluruh sisi hidup kita dhohir dan batin.Bila kita sudah mampu mewujudkan kalimat syahadat ini dalam hidup kita,barulah kitag masuk golongan mukminin.

Kalimat laa ilaaha illalloh mengandung dua perintah untukg kita, yaitu “KUFUR KEPADA THOGHUT” (terangkum dlam kalimat ‘laa ilaaha’) dan ” MENGIMANI ALLOH ” (terangkum dlm kalimat ‘ illalloh ‘).Maksudnya ,kalimat ‘ laa iaaha illalloh ‘ mewajibkan kita tuk kafir kepada thoghut dan mengimani Alloh saja.Kalau kita mengaku iman pada Alloh tapi gak kafir kepada thoghut,kita belum beriman.Dengan kata lain,kita gak tergolong sebagai mukmin sampai kita kafir kepada thoghut.Hal ini dinyatakan oleh Alloh dlm Al Baqoroh 256 :

” Maka barang siapa yg kufur kepada thoghut dan beriman kepada Alloh,maka ia telah berpegangan pada buhul tali yg amat kuat ( ‘urwatul wutsqo )yg tak akan terputus….”