Mufassir jelaskan,bahwa yg dimaksud ‘urwatul wutsqo’ adalah kalimat syahadat.Jadi,maksud ayat ini adalah barang siapa yg kufur kpd thoghut dan hanya mengimani Alloh berarti syahadatnya telah beres atau tauhidnya udah beres dan kokoh.
Di surat yg lain Alloh perintahkan kita tuk beribadah pada Alloh saja dan menjauhi thogut.Alloh berkata,
” Dan sungguh telah Kami utus seorang rosul pada tiap2 umat yg menyeru(umatnya) ‘ ibadahilah Alloh (tauhidkan
Alloh) dan jauhi thoghut ” (An Nahl : 36).
Dari dua ayat diatas kita pahami bahwa kita diperintah Alloh tuk mengkufuri dan menjauhi thoghut.Dan ini perintah yg utama bagi seorang mukmin.
Pertanyaannya,apa dan siapakah ‘thoghut’ itu?
Agar kita paham mari kita ikuti bahasan berikut ini tentang thogut agar kita mampu mengkufuri dan menjauhinya.
Menurut Syekh Muhammad AtTamimy ada 5 pentolan thoghut,yaitu :
1.SYAITHON
Pendapat bahwa thoghut adalah syaithon merupakan pendapat sebagian besar sahabat dan tabi’in,seperti Umar bin Khththob,Ibnu Abbas,Mujahid,Ikrimah,dll.Syaithon inilah yg memerintahkan seorang hamba beribadah kpd selain Alloh.Segala bentuk kesyirikan,bid’ah dan maksiat adalah hasil dari kerja keras syaithon.
Menjamurnya manusia meminta/memohon dibatu,pohon dan kuburan yg dianggab keramat,berkorban kepada laut,berhala dan tempat2 yg dianggab keramat,bernadzar kepada selain Alloh,meningalkan hukum Alloh dan memilih berhakim pada hukum manusia,semua ini adalah pekerjaan syaithon.Manusia berbondong-bondong beribadah kpd selain Alloh,yg ini berarti beribadah pada syaithon.Jadi,secara hakikat,thoghut adalah syaithon(Iblis),sedang secara dhohir adalah segala yg diibadahi selain Alloh,sebagaimana definisi Imam Malik tentang apa itu thoghut. Alloh Ta’alaa berkata,
” Bukankan Aku telah perintahkan kepadamu,hai Bani Adam,janganlah kalian ibadahiy syaithon?Sesungguhnya(syaithon) adalah musuh yg nyata bagi kaliany (Yasin:60).
2.PENGUASA ZHOLIM YG MENGUBAH HUKUM ALLOH
Alloh perintahkan kita tuk berhukum dgn syariatnya,berhakim kepada wahyu disetiap pemasalahan(An Nisa’:59,al Ahzab:2,an Nisa:65,al A’rof:3,al Maidah:49,dll).
Hukum selain hukum Alloh adalah hukum jahiliah(al Maidah:50).Berhukum kpd selain Alloh (Al Qur’an) dan RosulNya(As Sunnah) berarti berhakim kpd tghogut(An Nisa’:60).
Maka,seluruh UU buatan yg dibuat manusia,yg dibuat dilembaga2 pembuat hukum(legislatif) atau kepala adat atau siapapun,yg berfungsi tuk menghukumi perkara2 manusia adalah hukum jahiliah atau hukum thogut.Termasuk yg dipakai dinegri kita yg berupa UUD,falsafah bangsa syirik,KUHP dan segala produk hukum hasil godokan lembaga legislatif,dll.
Alloh perintahkan berkakim dgnNya dan Rosulnya,malah pilih hakim selainNya.Maka,pemerintah(penguasa) yg demikian adalah pemerintah thoghut sekaligus dzolim.Thoghut penguasa inilah yg memegang peran penting tuk memelihara segala bentuk thoghut/kesyirikan atas nama budaya bangsa,peninggalan leluhur,dll.Penguasa thogut inilah yg dgn perangkat kekuasaannya melestarikan sistem syirik dalam mengelola
dlm mengelola
negara.Penguasa yg adil yaitu penguasa yg menghukumi dgn hukum Alloh.Menghukumi dgn adil adalah menghukumi dgn hukum Alloh.
3.ORANG YG MEMUTUSKAN PERKARA DGN SELAIN YG DITURUNKAN ALLOH
Mujahid rohimahulloh dan juga Ibnul Qoyyim rohimahulloh berkata bahwa thoghut adalah manusia yg dijadikan hakim oleh manusia (yg memutus perkara tidak merujuk pada apa yg diturunkan Alloh). Jadi,siapapun yg memutuskan tidak menggunakan Kitabulloh dan Assunnah,entah dia memutuskan dgn UU buatan lembaga pembuat hukum (parlemen) atau hukum adat yg turun temurun,maka ia adalah thoghut dan kufur pada Alloh.Pembuat hukum buatan,pelaksana hukumnya,pemutus hukum,kufur pada Alloh.
Alloh Ta’ala berkata,
” Barang siapa yg tidak memutuskan(perkara)dgn apa yg diturunkan Alloh,maka mereka itulah orang2 yg kafir.” (al Maidah:44)
4.ORANG YG MENGAKU MENGETAHUI HAL GHOIB
Segala yg goib,perkara dimasa lalu atau masa depan,takdir seseorang,berita2 akhirot,dll, yg mengetahui hanyalah Alloh Ta’ala
seperti yg dikatakan Alloh Ta’ala dlm Surat Al Jin 26-27 dan beberapa ayat yg lain.
Maka,para dukun,paranormal,”orang pinter” dan apapun julukannya,ia adalah
thoghut.
5.ORANG YG DIIBADAHI(DIAGUNGKAN/DIKULTUSKAN) DAN IA RELA DGN HAL ITU
Namrudz,Fir’aun,para raja,penguasa atau pemimpin yg diagungkan atau dikultuskan dan ia rela dgn pengagungan itu,maka ia adalah thoghut.Sedang Nabi Isa yg diagungkan (dikultuskan) oleh orang2 Nasroni,maka ia bukan thoghut karena ia,Nabi Isa,nggak rela dgn pengagungan itu.
Alloh Ta’ala berkata,”
Dan barang siapa diantara mereka mengatakan,”sesungguhnya aku adalah ilah selain Alloh”,maka orang itu Kami beri balasan dgn jahannam.Demikian Kami beri balasan kepada orang2 dzolim” (Ambiya’:29)
Ikhwan fiellah itulah para pentolan2 thoghut.Intinya,thoghut beragam bentuknya.Bisa berupa benda mati seperti batu,pohon,kuburan ,berhala dan apapun yg dikeramatkan dan dimintai tolong dlm hal riski,kemudahan urusan,dll.Atau yg dikorbani dgn sembelihan hewan/sesajen,atau yg dituju dlm bernadzar.
Thoghut bisa juga berujud mahluk hidup seperti hewan yg dimuliakan dan diyakini bawa berkah,manusia yg dikultuskan dan ia ridho dgn hal itu,penguasa yg memberlakukan hukum buatan dan meninggalkan hukum Alloh,sistem hukum/sistem bernegara selain syariat Alloh,UU buatan manusia,para dukun yg mengaku mengetahui yg ghoib,dan lain sebagainya.Singkat kata,thoghut adalah segala bentuk kesyirikan,baik syirik ibadah maupun syirik hukum.
Itulah para thoghut.Kita kenali mereka supaya kita menjauhinya(an Nahl:36) dan mengkufurinya(al Baqoroh:256).Menjauhi atau mengkufurinya maksudnya adalah kita yakini kebatilannya,membencinya,memusuhinya,tidak beribadah kepadanya,tidak menjadikannya sbg hakim serta tak masuk atau mendukung sistemnya(sistem thoghut) bahkan wajib kita merobohkannya.
Inilah yg dimaksud kufur kepada thogut.Dan apabila kita sudah kufur kpd thoghut dan mengimani (mengibadahi) Alloh saja,bereslah iman (syahadat) kita,dan kita dlm dlm jaminan surga serta amal2 ibadah kita diterima Alloh Ta’ala.
Dan inilah tugas utama kita,mentauhidkan Alloh dan mengkufuri thogut,sebagaimana yg diserukan setiap rosul yg diutus Alloh pada setiap umat dan disetiap zaman,termasuk yg diserukan oleh Rosululloh SAW.Nah,muhasabah,sudahkan kita kafir kepada thoghut…?!
Iman kita gak dianggab oleh Alloh sampai kita kafir kepada Thoghut…….
Wallohu a’lam bishowab…
@alBulury